• Tomato Digital Agency Digital Marketing
  • Partner Resmi Google
SKIP 點此直接進入

Harga Iklan Youtube

Harga Iklan Youtube

Perluas Jangkauan Pasar dengan Harga Iklan YouTube yang Terjangkau

Di dunia yang semakin canggih saat ini, setiap orang pasti akan mengenal YouTube. Ya, YouTube merupakan salah satu media sosial yang selalu konsisten untuk memperoleh banyak perhatian banyak orang melalui konten video yang diusungnya. YouTube sendiri telah memiliki lebih dari satu miliar pengguna sampai saat ini, dan 50% dari semua orang di dunia dipastikan telah menonton video YouTube bahkan hanya kurang dari setahun. Sebagai pelaku bisnis, apakah Anda menemukan sebuah peluang?

Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi Anda untuk bisa memperluas jangkauan pasar dengan mencoba memanfaatkan banyaknya pengguna YouTube belakangan ini. Karena iklan di YouTube juga hanya mengandalkan iklan video, tak banyak orang juga yang mencoba merealisasikan hasrat mereka untuk beriklan di YouTube. Padahal, bisa dibilang harga iklan YouTube sesuai dengan pendapatan yang akan Anda terima nantinya. Dan satu hal, Anda tak perlu menjadi seorang sutradara untuk membuat sebuah iklan di YouTube.

Sebelumnya, mari kita bahas tentang apa itu iklan. Iklan, atau dalam bahasa resminya disebut sebagai pariwara, merupakan segala bentuk pesan promosi benda seperti barang, jasa, tempat usaha, maupun ide yang disampaikan melalui media dengan biaya sponsor yang ditujukan kepada sebagian besar masyarakat. Manajemen pemasaran pun telah melihat iklan sebagai bagian dari cara melakukan promosi secara keseluruhan. Komponen lainnya dari promosi dalam hal ini juga termasuk publisitas, hubungan masyarakat, penjualan, dan promosi penjualan.

Harga Iklan Youtube Indonesia

Iklan sudah mulai dikenal sejak zaman Yunani kuno. Ketika itu, iklan tulis berisi tentang budak-budak yang melakukan pelarian dari tuannya atau tentang penyelenggaraan pertandingan Gladiator. Iklan pada saat itu hanya berupa surat edaran. Hingga akhirnya kemudian muncul metode periklanan yang ditulis menggunakan tangan dan kertas yang lebih besar di wilayah Inggris. Iklan cetak pertama ditemukan pada Imperial Intelligencer Maret 1648 di Inggris. Hingga 1850-an, iklan pun masih belum sepenuhnya dimuat di surat kabar di Eropa. Iklan masih lebih banyak berupa pamflet, leaflet, dan juga brosur. Dan pada tahun 1864, iklan majalah pertama muncul dalam majalah Harper. Di Indonesia sendiri, iklan pertama kali diperkenalkan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Jan Pieterszoon Coen yang berkuasa pada periode 1619-1629. J.P. Coen juga merupakan penerbit surat kabar pertama di Indonesia, Bataviasche Nouvelle, yang terbit pada tahun 1744, satu abad setelah dirinya meninggal.

Dan sebelum lebih jauh tentang cara membuat iklan di YouTube serta untuk mengetahui harga iklan YouTube guna mengembangkan bisnis Anda, mari kita bahas satu per satu mengenai jenis iklan di YouTube.

Jenis Iklan yang ada di YouTube

Secara teknis, ada dua jenis yang membedakan iklan di Youtube. Yang pertama, iklan yang dapat diabaikan oleh penontonnya (skippable ads). Dan yang kedua adalah iklan yang tidak dapat diabaikan penontonnya (non-skippable ads).

Non-skippable Ads (iklan yang bisa diabaikan oleh penonton)

Non-skippable Ads merupakan iklan yang berdurasi 15 hingga 20 detik, dan sifatnya memaksa orang untuk menontonnya hingga iklan tersebut selesai. Tombol cancel akan muncul setelah iklan selesai diputar. Jenis iklan ini merupakan jenis iklan yang mampu mendapatkan keterlibatan lebih baik dari para penonton. Namun, iklan ini memiliki peluang lebih besar untuk diabaikan.leh para penonton. Kenapa? Ya karena jenis iklan ini telah memaksa orang untuk melihatnya hingga akhir, tanpa bisa dihentikan sebelum waktunya habis. Namun jika iklan ini mampu ditargetkan secara tepat, maka akan mampu membuat dampak positif bagi pertumbuhan bisnis Anda.

Skippable Ads

Yang kedua adalah Skippable Ads, yang merupakan iklan yang bisa diabaikan oleh para penonton. Iklan jenis ini juga biasa disebut dengan iklan TrueView. Iklan ini bersifat tidak memaksa orang untuk menonton, dan dapat ditampilkan dalam dua cara, ‘In-stream’ dan ‘In-Display.’ Bahkan dengan iklan ini, YouTube benar-benar akan membatasi iklan untuk panjang maksimumnya.

Skippable Ads: In-stream Ad

Jika Anda ingin membuat iklan jenis ‘In-stream,’ maka ada saran yang tepat juga terkait dengan hal ini. Sebagai informasi, 51% iklan ‘In-stream’ ini biasanya memiliki durasi antara 15-30 detik. Akan tetapi, jika Anda ingin memang membuatnya untuk memiliki durasi yang lebih panjang, YouTube juga memberikan waktu iklan kurang dari 3 menit, dan memang hanya menyarankan hal tersebut. Namun, jika Anda ingin mengenalkan bisnis Anda melalui iklan dengan durasi yang lebih panjang, misalnya hingga 60 menit, maka hal tersebut juga tidak menjadi masalah. Hal itu juga bisa jadi hal yang efektif, karena 25% dari video iklan telah ditonton dengan panjang durasi hingga 60 menit, namun harga iklan YouTube juga dipastikan lebih tinggi. Dan apabila Anda ingin memasang iklan dengan durasi yang panjang, jenis iklan ini bisa menjadi pilihan yang terbaik bagi Anda.

Sebaliknya, jika Anda adalah orang awam yang masih baru mengenal iklan di YouTube, lebih baik jika Anda mencoba iklan ‘In-Stream’ yang tidak memiliki durasi terlalu panjang. Hal ini bisa membantu anda dalam pembuatan iklan, dimana tidak akan menyusahkan Anda, juga dalam segi harga iklan YouTube nantinya. Tak hanya hal tersebut, ‘In-stream’ juga merupakan iklan yang biasanya ditampilkan pada awal video yang ditonton. Hal ini juga menjadi hal yang lumrah yang sering digunakan orang ketika beriklan di YouTube.

Iklan ‘In-Stream’ juga merupakan salah satu jenis iklan YouTube yang terlihat memiliki efektivitas yang besar. Bahkan sebuah perusahaan dealer mobil berhasil meningkatkan pengunjung bulanan situs resmi mereka sebesar 18% dengan menggunakan ‘In-stream Ad.’ Dengan menerapkan iklan ini, perusahaan tersebut berhasil mengkonversi 4x lebih baik dibandingkan dengan cara beriklan menggunakan media sosial lainnya. Bahkan, mereka juga sukses mendapatkan 12x lipat dari modal yang dikeluarkan untuk pemasangan harga iklan YouTube mereka.

Skippable Ads: In-display Ad

Jenis yang ada selain ‘In-stream Ad’ adalah ‘In-display Ad.’ Jenis adalah jenis iklan yang ditampilkan dalam daftar pencarian YouTube, atau bisa muncul di bagian video terkait, atau mungkin overlay video. Sebagai informasi, YouTube merupakan mesin pencari terbesar ke-2 di dunia setelah Google. Jadi jika Anda telah mengeluarkan banyak biaya untuk memasang iklan di Google, kini saatnya Anda mencoba untuk beralih menggunakan YouTube sebagai alternatif, dengan harga iklan YouTube yang juga relatif terjangkau.

Penempatan harga iklan YouTube yang terjangkau untuk kelangsungan bisnis Anda

Video merupakan salah satu hal terpenting untuk memasang iklan di YouTube. Jika Anda tidak memiliki iklan video, maka sudah dapat dipastikan jika Anda tidak akan bisa melakukan pemasangan iklan melalui YouTube. Dan jika Anda benar-benar tidak bisa untuk menciptakan video iklan sendiri, jangan khawatir. Masih ada orang yang bisa membantu Anda untuk menggunakan jasa profesional mereka untuk membantu membuatnya dengan memastikan harga iklan YouTube yang bersaing.

Dan dengan menggunakan jasa profesional pembuat iklan YouTube, semua kebutuhan produksi iklan Anda sudah akan diambil alih oleh agen tersebut. Namun, tentu saja tidak untuk konsep iklan. Berhubung Anda yang menjadi pemilik bisnis atas produk yang ingin Anda iklankan, maka konsep iklan juga harus datang dari Anda sendiri. Namun, perhatikan juga untuk harga iklan YouTube agar bisa sesuai dengan anggaran yang ada, dan mampu membuat iklan Anda menjadi viral nantinya.

Youtube Ads Pricing Agencies